Habib Hasan bin Ja’far Assegaf Wafat pada Usia 47 Tahun

News212 Dilihat

OstCash – Umat Islam di Indonesia merasakan kehilangan yang mendalam dengan meninggalnya salah satu ulama besar di negeri ini, yakni Habib Hasan bin Ja’far Assegaf, yang merupakan pemimpin Majelis Nurul Musthofa. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu, 13 Maret 2024, bertepatan dengan tanggal 2 Ramadan 1445 Hijriyah, meninggalkan kita di usia 47 tahun. Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh pihak keluarga melalui media sosial.

“Segenap Keluarga Besar Rabithah Alawiyah turut berduka cita atas berpulangnya Habib Hasan bin Ja’far bin Umar Assegaf, pemimpin Majelis Nurul Musthofa, pada hari Rabu, 13 Maret 2024,” demikian bunyi pengumuman dari Rabithah Alawiyah yang disampaikan pada Rabu (13/3/2024).

Sosok Habib Hasan bin Ja’far Assegaf

Habib Hasan bin Ja’far Assegaf lahir pada tahun 1977 di Kramat Empang, Bogor. Beliau menempuh pendidikan tinggi di IAIN Sunan Ampel Malang, serta mendalami ilmu agama di bawah bimbingan sejumlah ulama besar, antara lain Syaikh Usman Baraja, Syaikh Abdul Qodir Ba’salamah, dan Syaikh Ahmad Bafadhol.

Setelah menyelesaikan kuliahnya di IAIN Sunan Ampel Malang, Habib Hasan memutuskan untuk melanjutkan studi dan belajar bersama para ulama di Jakarta. Bertahun-tahun kemudian, beliau mendirikan Majelis Nurul Musthofa dengan tujuan utama menyebarkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkenalkan pribadi Rasulullah SAW sebagai teladan bagi umat manusia.

Habib Hasan menikah dengan Syarifah Muznah binti Ahmad Al Haddad (Al Hawi), seorang keturunan Nabi Muhammad SAW, dan dari pernikahan tersebut mereka diberkahi dengan satu orang putri dan dua orang putra.

Selama hidupnya, Habib Hasan dikenal sebagai seorang dai yang gigih dalam berdakwah. Beliau pernah menyebarkan dakwah Islam hingga ke Yaman, Abu Dhabi, dan Arab Saudi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *